HumanioraLingkungan

Apa Yang Dilakukan Jika Terjadi Gempa?

Barangkali salah satu provinsi yang menjadi daerah langganan gempa di Indonesia belakangan ini adalah Sulawesi Barat (Sulbar). Sependek ingatan saya sebelum Gempa Pasigala (Palu, Sigi dan Donggala), gempa di Provinsi Sulawesi Barat jarang terjadi.

Namun keadaan berubah paska gempa yang menimpa kota palu dan sekitarnya 2 tahun silam itu, provinsi Sulbar seperti tak putus-putusnya di goyang gempa. Hampir semua kabupaten seakan bergiliran di guncang gempa. Gempa di Kabupaten Polman 1 Oktober 2018, Mamasa, 28 maret 2020, Mamuju Tengah 7 november 2020. Dan Kabupaten Majene 14 Januari 2021.

Gempa itu terjadi dalam skala kecil sampai diatas 6 skala richter. Tipenya juga berbeda. Ada yang tipe ayung. Ada juga tremor. Sementara pusat gempa tidak hanya terjadi di darat tapi juga di laut.

Karena seringnya gempa baiknya warga yang menetap di provinsi Sulbar selalu waspada. Berikut ini beberapa tips dalam mempersiapkan diri bila terjadi gempa/tsunami. Sebelum, saat dan sesudah gempa:

Sebelum Terjadi Gempa

Persiapan Untuk Keadaan Darurat

a. Menentukan tempat berlindung yang aman jika terjadi gempa. Terutama dari benda-benda yang jatuh atau mebel yang ambruk, misalnya di kolong meja.

b. Menyediakan air minum untuk keperluan darurat. Bekas botol air mineral dapat digunakan untuk menyimpan air minum.

c. Menyiapkan tas ransel yang dapat diisi kebutuhan di tempat pengungsian. Misalnya:
– Lampu senter dengan baterai cadangannya

– Kotak P3K berisi obat penghilang rasa sakit, plester, pembalut, obat-obatan penting dan sebagainya.

– Sejumlah uang tunai

– Korek api dan lilin

– Makanan dalam kaleng

– Jas hujan

– Sleeping bag (kantung tidur) dan peluit.

– Jika ada Radio portable lengkap dengan beterainya lebih bagus.

d. Tidur dengan pakaian lengkap

e. Upayakan baterai Hp selalu terisi penuh

f. File/surat penting seperti ijazah dan sejenisnya disimpan dalam satu tempat tertutup yang mudah dibawa. Sebelumnya surat-surat tersebut sudah dalam kondisi laminated.

g. Jangan kunci pintu kamar

h. Barang berharga misalnya dompet, Handphone dan lain-lain diletakkan di tempat yang mudah diambil

i. Mobil dan motor selalu di parkir dengan posisi kepala menghadap keluar

j. Simpan kunci mobil atau motor di tempat yang mudah diambil

k. Pakaian yang cukup untuk 2-3 hari termasuk pakaian dalam dan lain-lain.

l. Mencari tahu lokasi tempat evakuasi dan rumah sakit yang terdekat. Jika pemerintah setempat tidak mempunya tempat evakuasi, pastikan anda menjauhi tempat rendah, dekat dengan pinggir sungai/laut dan mencari tempat yang terbuka atau dataran yang tinggi untuk menghindari tsunami. Namun pastikan tempatnya tidak lonsor.

Saat Terjadi Gempa

a. Tetap tenang dan tidak terburu-buru keluar dari rumah saat gempa dan tunggu sampai gempa reda. Upayakan lindungi kepala.

b. Matikan kompor dan alat elektronik yang dapat menimbulkan kebakaran.

c. Jika berjalan di jalan raya, perhatikan benda-benda yang mudah jatuh. Papan reklame, tiang/kabel listrik atau pecahan kaca yang bertebaran di jalan. Serta hindari rekahan gempa.

d. Pastikan tidak ada anggota keluarga yang tertinggal saat evakuasi. Serta ajak tetangga untuk pergi bersama-sama.

e. Jika menyetir kendaraan dan terjadi gempa. Tetap tenang. jangan sekali-kali mengerem mendadak. Kurangi kecepatan secara bertahap dan hentikan di bahu jalan. Jangan berhenti di dekat pompa bensin, di bawah kabel tegangan tinggi atau di bawah pohon yang mudah tumbang.

Setelah Terjadi Gempa

a. Periksa adanya luka. Setelah menolong diri. Bantu mereka yang terluka atau terjebak. Berikan pertolongan pertama jika memungkinkan. Jangan coba memindahkan yang luka serius. Karena bisa memperparah luka. Dan hubungi petugas bencana

b. Singkirkan barang-barang yang berbahaya misalnya pecahan gelas, kaca dan sebagainya.

c. Waspadai gempa susulan. Hindari bangunan yang mudah roboh karena sudah goyah akibat gempa pertama.

d. Jika jaringan bagus, carilah informasi lewat handphone, laporkan kerusakan atau keperluan relawan di daerah anda.

e. Kembali ke rumah bila aparat berwenang sudah mengumumkan keadaan aman.

Sisanya tentu saja selalu berdoa memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena bagaimanapun, tidak ada kuasa selain kuasa-Nya.

Semoga tips ini bisa bermanfaat untuk kita semua sehinga kita lebih waspada dan mawas diri jika terjadi gempa.

Back to top button