Humaniora

Dialog Perempuan Warnai Harlah Kopri Pasangkayu

Dalam rangka memperingati hari lahir Korps PMII Putri (Kopri) ke-54 Korps pergerakan mahasiswa Islam Indonesia Putri kabupaten Pasangkayu menggelar kegiatan Dialog Lintas Komisariat.

Adapun tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah, “Peran Kopri Dalam Mengantisipasi Maraknya Kasus Pelecehan Seksual di Kabupaten Pasangkayu”.

Kegiatan ini di hadiri oleh kader Kopri dari tiga komisariat PMII cabang Pasangkayu yakni: Komisariat STKIP TOMAKAKA TIWIKRAMA, Komisariat STIT DDI Pasangkayu, dan Komisariat Universitas Terbuka Pokjar Pasangkayu.

Peringatan Harlah Kopri kali berlangsung semarak, selain dihadiri oleh peserta yang berjumlah 50 orang kader Kopri, acara ini juga dihadiri banyak tamu undangan termasuk beberapa kader PMII dari Kabupaten Mamuju.

Dalam acara pembukaan, sambutan pertama disampaikan oleh Sekretaris Umum Pengurus Cabang PMII Kabupaten Pasangkayu, Salehuddin.

“Kader perempuan PMII sebagai penggerak harus bisa membaca situasi di sekitarnya dengan demikian kami cukup apresiasi dengan inisiatif para kader kopri yang mengangkat tema tentang kepeduliannya terhadap perempuan diluar sana” demikian tuturnya.

Selanjutnya kegiatan dibuka oleh ketua Kopri PMII cabang Pasangkayu, Rifkayanti, S.Pd. dengan menuturkan harapan serta doa untuk kelancaran kegiatan tersebut.

Sementara itu bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan kali adalah pembina Kopri PMII Pasangkayu, mantan aktivis PMII Universitas Islam Makassar (UIM), Nurliana, S.Pd.

“Ada dua faktor pemicu kekerasan seksual pada perempuan yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal ini merupakan telaah tentang bagaimana kesehatan mental, jiwa dan emosi yang memang harus diperhatikan dalam menyelesaikan problematika kekerasan seksual pada perempuan. Terangnya

Yang kedua faktor eksternal yaitu perempuan harus pandai memilih dan memilah teman bergaul, teman yang bisa betul-betul menjaga dan melindungi kita dari maraknya modus pelecehan seksual” tambahnya.

Usai diskusi acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh ketua Kopri PMII kabupaten Pasangkayu.

Rifka kembali berharap semoga Kopri kedepannya lebih mandiri, maju dan berkarakter serta profesional dalam bergerak. Sesuai dengan slogan Harlah kopri ke-54 yakni “Kopri Mandiri Maju Untuk Indonesia”.

Back to top button