Humaniora

LDNU Pasangkayu Gandeng Mahasiswa Gelar Yasinan

Ada hal penting yang perlu diperhatikan ketika kita menuntut ilmu. Begitu yang disampaikan Sayyidina Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu dalam syairnya. Syair itu kira-kira berbunyi:

“Akhi la tanalul ilma illa bi sittatin, sa-unabbiuka ‘an-tafshili’iha bibayanin. Dzaka-in wa hirtsin wa sthibarin wa bulghaatin. Wa irsyadi ustazin wa thuli zamanin”.

Artinya: Syarat mendapatkan ilmu itu ada enam. (Yakni) cerdas, bersemangat, bersungguh-sungguh, cukup modal, guru yang mengajar dan waktu yang lama.

Bila seorang pelajar atau mahasiswa memegang teguh ke enam hal tersebut isya Allah dia akan sukses dalam pendidikannya.

Demikian disampaikan Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasangkayu Ustad Alihasbuna ketika menyampaikan tauziah dihadapan puluhan mahasiswa yang hadir mengikuti pengajian Malam Jum’at yang lalu (4/11).

Acara yang dilaksanakan oleh mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pasangkayu merupakan agenda rutin setiap malam Jum’at dan dilaksana bergilir dibeberapa tempat.

Adapun malam Jum’at kemarin kegiatan berlangsung di Sekretarian LDNU jalan Husni Thamrin Pasangkayu.

Menurut pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikmah Desa Karave Kecamatan Bulutaba ini, “Tradisi pengajian sekaligus pembacaan Surah Yasin pada Malam Jum’at adalah tradisi yang baik dan sangat bermanfaat makanya dia sangat merepos kegiatan tersebut.”

Sementara itu Panitia kegiatan Syahrul Nizam menyampaikan, sangat bersyukur karena telah diberikan wejangan-wejangan yang sangat berguna. Sekaligus ucapan terima kasih karena telah diberi tempat untuk menggelar kegiatan Yasinan tersebut.

Back to top button